Menko Kesra: Desain Induk Kependudukan Bisa Diluncurkan, Jika...
Jakarta, 7 Februari. Menko Kesra Agung Laksono mengatakan bahwa desain induk kependudukan baru bisa diluncurkan jika semua sektor sudah siap.
"Jika dari sisi kuantitas yakni di bawah tanggung jawab BKKBN sudah siap namun dari sektor lain belum maka belum bisa diluncurkan," katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Sugiri Syarief mengatakan pihaknya optimis bahwa desain induk atau grand design kependudukan bisa diluncurkan tahun 2012.
"BKKBN siap mengaplikasikan desain induk kependudukan dari sektor penurunan jumlah penduduk atau sisi kuantitas," kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Sugiri Syarief di Jakarta, Senin (6/2).
Sugiri menjelaskan, desain induk ini melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga di antaranya Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Dalam Negeri.
Menurut dia, desain induk ini melibatkan banyak sektor karena tidak akan bisa ditangani BKKBN sendiri. Dia menjelaskan, untuk peningkatan kualitas manusia merupakan tugas dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Sugiri mengatakan, masalah kuantitas atau jumlah penduduk menjadi tugas dari BKKBN. Sedangkan Database Kependudukan menjadi tugas Menteri Dalam Negeri, dan lain sebagainya.
Sugiri juga menambahkan, dia telah memberi instruksi kepada Deputi Bidang Pengendalian penduduk, BKKBN, Wendy Hartanto untuk menyusun berbagai hal guna mendorong percepatan peluncuran desain induk kependudukan. "Ini adalah salah satu pekerjaan rumah besar yang harus segera direalisasikan oleh BKKBN karena desain induk kependudukan sangat diperlukan," kata Sugiri.
Sedangkan Ketua Umum Ikatan Peminat dan Ahli Demografi Indonesia sekaligus Deputi bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Sudibyo Alimoeso mengatakan desain induk kependudukan merupakan suatu rekayasa kependudukan untuk merencanakan kondisi masyarakat di masa mendatang.
"Desain induk ini memikirkan bagaimana kondisi ke depan, bagaimana kuantitas, mobilitas, 'database' dan lain sebagainya hingga tahun 2025," katanya.
Dia menambahkan, desain induk ini akan menjadi langkah konkret, guna menurunkan laju pertumbuhan penduduk dan meningkatkan kualitas penduduk. (Ant/Gs)