Kementerian Koordinator Bidang Kesra
 
Headline News

Muhammadiyah Keluarkan Fatwa Haram Merokok
KESRA-- 9 MARET: Majelis Tarjih dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan fatwa haram merokok, di Jakarta, Selasa (9/3), karena Muhammadiyah merasakan berbagai dampak negatif rokok dalam bidang kesehatan, sosial, dan ekonomi.

BPPT telah Kembangkan Software untuk Tunanetra
KESRA-- 9 MARET: Menarik! Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) ternyata sudah mengembangkan software-software khusus untuk para tunanetra dan tunadaksa yang membuka seluas-luasnya akses kalangan ini terhadap komputer dan internet.

MenPAN-RB: Pemerintah Kaji Menerima Pegawai Kontrak
KESRA-- 9 MARET: Pemerintah pusat akan mengkaji penerimaan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan outsourcing (kontrak) untuk menampung minat masyarakat ingin masuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) namun tidak terakomodir.

Ayo Siap-siap dari Sekarang: Juli Tarif Listrik Naik Lagi
KESRA-- 9 MARET: Pemerintah berencana menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) sebesar 15 persen pada Juli atau awal paruh kedua tahun ini. Sementara harga bahan bakar minyak (BBM) belum akan naik.

Mongolia Mendalami PNPM Mandiri di Indonesia
KESRA -- 8 MARET: Pemerintah Mongolia berkeinginan untuk tetap mengembangkan program pemberdayaan masyarakat seperti halnya program nasional pengembangan masyarakat (PNPM) Mandiri di Indonesia.

Pemerintah Kurang Memperhatikan Hak Perempuan?
KESRA-- 8 MARET: Peningkatan kekerasan terhadap perempuan selama tahun 2009 hingga tiga kali lipat membuktikan hak perempuan tidak diperhatikan pemerintah. Kriminalisasi perempuan pun masih merajalela di berbagai peraturan daerah (perda).

Gubernur Sumbar: Kerusakan akibat Gempa Sangat Parah Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini
KESRA-- 30 SEPTEMBER: Gempa bumi berskala 7,6 skala Richter yang menggoncang beberapa wilayah Sumatera Barat mengakibatkan kerusakan yang sangat parah.

Beberapa gedung dilaporkan hancur dan terbakar akibat gempa.

Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi yang saat gempa terjadi berada di Jakarta menuturkan, laporan yang dia terima dari stafnya menyatakan, kerusakan akibat gempa cukup parah.

“Saya mendapat laporan, sudah banyak gedung yang rusak dan terbakar akibat gempa ini. Bahkan pagar tembok di belakang Gubernuran roboh semuanya. Saya juga mendapatkan laporan kalau masjid di kompleks Gubernuran sudah tak mungkin bisa dipakai lagi karena rusak parah,” ujar Gamawan yang saat dihubungi baru sampai di Jakarta, Rabu (30/9).

Pemprov Sumbar, lanjut Gamawan, masih belum bisa memastikan berapa banyak korban jiwa yang terjadi akibat gempa. Dia mengatakan, besarnya gempa membuat warga cukup panik akan terjadinya gelombang tsunami.

“Karena takut tsunami, banyak warga yang mencoba menyelamatkan diri dengan pergi ke tempat lebih tinggi. Meninggalkan rumahnya. Kami masih belum mendapat laporan berapa banyak korban yang meninggal,” katanya.

Gamawan mengatakan masih menunggu laporan komprehensif dari pegawai jajaran Pemprov Sumbar. “Saya juga sudah ditelepon Wakil Presiden yang menanyakan perkembangan terbaru. Untuk itu, malam ini juga saya kembali ke Padang,” kata Gamawan. (roh)

 
 
Cari Berita
Sukseskan PPKI, SAIL BANDA DAN POSPENAS 2010
WEB DATA DAN INFORMASI BIDANG KESRA
goto forum kesra
situs pnpm mandiri

Keputusan Libur 2010
Download Surat Keputusan Bersama Menteri tentang LIBUR NASIONAL dan CUTI BERSAMA TAHUN 2010
SJSN - Sistem Jaminan Sosial Nasional
Sistim Informasi Spasial Nasional
   
Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat
Jl. Medan Merdeka Barat No. 3 Jakarta Pusat
345 9444