Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kesra
 
Headline News

Pemprov DKI akan Cabut Kartu JPK-Gakin Perokok
KESRA-- 9 FEBRUARI: Keluarga miskin bakal dapat keringanan berobat, tapi tidak bagi yang merokok. Bahkan kartu jaminan kesehatan bagi warga miskin kemungkinan akan dicabut.

Mendiknas: Pemerintah Siap Laksanakan UN
KESRA-- 8 FEBRUARI: Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh menegaskan bahwa pemerintah sudah siap melaksanakan Ujian Nasional (UN) pada Maret mendatang.

Pak Boed Menilai PNPM Mandiri Program Berhasil
KESRA-- 7 FEBRUARI: Wakil Presiden Boediono mengakui, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan, sebagai program yang sangat berhasil. Pasalnya, program tersebut merupakan program yang inisiatifnya benar-benar berasal dari bawah dan dipilih sendiri oleh masyarakat.

Wapres: Pendidikan Kunci Utama Kemajuan Bangsa
KESRA-- 7 FEBRUARI: Wakil Presiden Boediono mengingatkan bahwa bangsa yang maju dan berkesinambungan adalah bangsa yang mengandalkan sumber daya manusia dan pendidikan merupakan kunci utama yang harus disiapkan.

Agung: Empat Sertifikat UNESCO Bukti Pengakuan Dunia
KESRA-- 5 FEBRUARI: Menko Kesra Agung Laksono mengemukakan empat sertifikat dari UNESCO merupakan simbul pengakuan dunia terhadap beberapa warisan budaya Indonesia, dalam hal ini Wayang Indonesia, Keris Indonesia dan Batik Indonesia. Ketiganya masuk di dalam ”The Representative List of the Intangible Culture Heritage of Humanity”.

Menko Kesra: Data Warga Miskin akan Lebih Disempurnakan
KESRA—4 FEBRUARI: Menko Kesra Agung Laksono mengemukakan pemerintah akan melakukan penyempurnaan data jumlah warga miskin, sehingga program aksi akan lebih tepat sasaran.
Gempa Susulan Landa Padang, Ngarai Sianok Longsor Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini
kemkokesra--ol, 6 Maret: Gempa susulan berkekuatan besar kembali landa Kota Padang, Selasa (6/3). Gempa ketiga yang melanda Kota Padang itu terjadi sekitar pukul 12.50 WIB. Sementara itu Ngarai Sianok di Bukittinggi longsor. Gempa susulan berkekuatan besar kembali landa Kota Padang, Selasa (6/3). Gempa ketiga yang melanda Kota Padang itu terjadi sekitar pukul 12.50 WIB.

Kekuatan gempa sangat terasa bagi warga yang beraktivitas di gedung tinggi. Saat gempa terjadi warga berhamburan ke luar gedung. Teriakan kepanikan bercampur aduk dengan goyangan gempa.

Adi, 23, segera melompat dan lari berhamburan dari lantai dua ke luar gedung tempatnya bekerja. Pria lajang itu mengaku sangat cemas dengan kondisi gempa yang susul menyusul tersebut.

“Guncangan gempanya kuat. Kepala rasanya pusing,” katanya.

Gempa di Padang juga mengakibatkan gedung Fakultas Bahasa Sastra dan Seni (FBSS) milik Universitas Negeri Padang (UNP) rusak. Bahkan kubah Masjid Al Madani yang tepat berada di depan gedung FBSS UNP runtuh.

“Saat gempa terjadi, mahasiswa dan dosen yang sedang ngajar pada berhamburan,” kata Efa, mahasiswa FBSS UNP.

Dari Kabupaten Solok dilaporkan, gempa merobohkan beberapa rumah warga dan Rumah Sakit Umum Solok.

Eli, 53, warga Selayo, Kabupaten Solok mengatakan, gempa merobohkan lantai tiga rumahnya.

“Untung tidak ada korban jiwa saat lantai tiga itu roboh,” katanya.

Ngarai Sianok longsor:

Tebing di Ngarai Sianok di Kota Bukittinggi, dilaporkan longsor akibat guncangan gempa berkekuatan 5,8 Skala Richter (SR) yang melanda sejumlah daerah di Sumbar, Selasa sekitar pukul 10.40 WIB dan disusul pukul 12.50 WIB.

Akibat longsornya tebung Ngarai Sianok menimbulkan ‘hujan’ debu di sekitar kawasan Sianok dan bahkan ada yang sampai ke pinggiran Kota Bukittinggi.

Titik longsor sedikitnya lima tempat, tapi terus banyak titik yang longsor karena gempa susulan masih terjadi.

Tanah longsoran menimbun arus Sungai Sianok yang menyebabkan permukaan air menjadi naik dan bisa menggenangi daratan.

Selain itu, di Kota Bukittinggi saat gempa terjadi ratusan pasien di Rumah Sakit Ahmad Muchtar diungsikan dan ribuan siswa SD hingga SLTA dipulangkan lebih cepat.

Di Pasar Atas Bukittinggi, tembok pembatas pasar juga dilaporkan roboh dan warga serta pekerja di kawasan itu panik dan berhamburan menyelamatkan diri. (miol/broto)

 
 
   
Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat
Jl. Medan Merdeka Barat No. 3 Jakarta Pusat
345 9444