Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kesra
 
Headline News

Anggaran Penanggulangan Kemiskinan bakal Naik 10-15%
KESRA-- 11 MARET: Pemerintah menjanjikan kenaikan anggaran sekitar 10% sampai 15%per tahun untuk program pemberantasan kemiskinan yang bersifat khusus (targetted). Namun sebelumnya, pemerintah akan menyeragamkan data penduduk miskin di Indonesia.

MenPAN-RB: Kena Sanksi, Pegawai tak Layani Publik
KESRA-- 11 MARET: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan tengah menyusun grand design reformasi birokrasi. Salah satu aturan yang ingin ditetapkan adalah sanksi bagi aparatur pemerintah yang tidak mau melayani publik.

Presiden Sampaikan Kematian Dulmatin
KESRA-- 10 MARET: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan kabar tentang kematian teroris Dulmatin dalam sebuah jamuan makan siang oleh PM Australia Kevin Rudd di Gedung Parlemen Australia di Canberra, Rabu.

Keterbatasan Kesempatan Kerja Akibatkan TKI ke LN
KESRA-- 10 MARET: Keterbatasan kesempatan kerja di tanah air mengakibatkan tenaga kerja Indonesia (TKI) terpaksa mencari kerja keluar negeri (LN), kata Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono.

Muhammadiyah Keluarkan Fatwa Haram Merokok
KESRA-- 9 MARET: Majelis Tarjih dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan fatwa haram merokok, di Jakarta, Selasa (9/3), karena Muhammadiyah merasakan berbagai dampak negatif rokok dalam bidang kesehatan, sosial, dan ekonomi.

BPPT telah Kembangkan Software untuk Tunanetra
KESRA-- 9 MARET: Menarik! Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) ternyata sudah mengembangkan software-software khusus untuk para tunanetra dan tunadaksa yang membuka seluas-luasnya akses kalangan ini terhadap komputer dan internet.
Ical: Raih Prestasi Olahraga Perlu Disiplin dan Kerja Keras Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini
KESRA—25 JANUARI:  Di dunia apapun, termasuk olah raga untuk meraih prestasi diperlukan kerja keras, disiplin dan kerja sama. Ketiga hal tersebut menjadi sangat penting untuk mencapai prestasi olah raga nasional yang tinggi selain dukungan manajemen olah raga yang baik serta ilmu pengetahuan dan teknologi olah raga, termasuk bidang kedokteran olah raga.

Hal itu dikemukakan Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Aburizal Bakrie pada penutupan acara Curah Pendapat Olah Raga Indonesia, di Jakarta, kamis (24/1).

 

 

”Kerja keras, disiplin, kerja sma dan dukungan manejemen serta ilmu pengetahuan dan teknologi olah raga menjadi prasyarat untuk mencapai prestasi tinggi,” tambahnya. 

Menyinggung soal kerja keras dan disiplin mungkin indikatornya terukur dan dapat diprogramkan, namun soal kerja sama indikatornya sanggat lentur dan sulit diukur. ”Ini perlu kesadaran bersama untuk saling menerima dan saling memberi,” kata Menko Kesrayang akrab disapa Ical itu.

 

Dalam kesempatan ini Aburizal Bakrie mengingatkan siapa pun yang terlibat dalam olah raga harus mampu menghilangkan ego yang terlalu kuat, menghilangkan kesalahpahaman yang ada demi prestasi olah raga nasional.

Hal yang paling penting, ujarnya, semua pihak menjalankan perannya masing-masing dengan baik, tanpa saling menuding dan menyalahkan. Untuk itu sangat dibutuhkan upaya mengembangkan komunikasi dan koordinasi yang sehat sesuai dengan semangat olah raga, yakni sebuah hubungan yang didasari semangat keterbukaan dengan menjunjung tinggi asas fair play. 

Menko Kesra tidak lupa juga berpesan untuk memperispkan diri pada event-event  setingkat Asia Tenggara, Asia maupun dunia.

 

Dalam acara ini juga diberikan hadiah kepada para pemenang lomba karya tulis, foto, dan tayangan televisi. Menko Kesra juga memberikan sumbangan sebuah mobil ambulans untuk Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI).

 

 Hadir pada acara yang digelar Kementerian bidang Kesra dan Seksi Olah Raga PWI Pusat ini antara lain Meneg Pemuda dan Olah Raga Adhyaksa Dault, dan Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo. (pd)
 
 
   
Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat
Jl. Medan Merdeka Barat No. 3 Jakarta Pusat
345 9444