Oleh humas on July 17, 2014

Jakarta, 17 Juli - Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) RI, HR. Agung Laksono melakukan Safari Ramadhan ke Situbondo, Rabu (16/7/2014). Menko Kesra menyempatkan waktunya untuk mampir di Sentra Bordir dan UKM yang berada di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. 
Dari pantauan beritajatim.com., Menko Kesra beserta rombongan yang tiba di Sentra Bordir itu, langsung disambut Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf dan sejumlah pejabat Muspida setempat.
Pada kunjungannya itu, Menko Kesra masuk ke gedung Sentra Bordir tersebut, guna  melihat perkembangan ekonomi kreatif, khususnya Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UMK) yang tumbuh pesat di Kabupaten Pasuruan.
Dalam kesempatan itu pula, Menko Kesra pun tidak ketinggalan untuk memborong produk-produk Bordir dan UKM di kabupaten setempat, yang telah dipamerkan di dalam Sentra Bordir tersebut.
“Hampir semua produk telah dibeli oleh Menko Kesra Bapak Agung Laksono. Produk itu mulai dari bordir mukena, buah-buahan dan aneka sambelan khas Kabupaten Pasuruan,” kata Agung Mariyono, Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan, saat ditemui beritajatim.com di lokasi acara.
Sementara itu, kepada sejumlah wartawan, Menko Kesra mengaku tidak memberikan bantuan ke Sentra Bordir tersebut. Sebab ia mengaku kalau kunjungannya di Kabupaten Pasuruan itu, hanya sekedar mampir sebelum menuntaskan rangkaian Safari Ramadannya di Situbondo.
"Saya ke sini hanya sekedar transit mau menuju ke Situbondo. Sehingga tidak memberikan bantuan. Mungkin dalam kesempatan lain baru memberikan bantuan," ucapnya.
Kendati demikian, Menko Kesra mengatakan, bahwa dirinya bangga terhadap Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang peduli terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan komitmen untuk menurunkan kemiskinan dan pengangguran terbuka.
Selain itu, kata Menko Kesra Pemkab Pasuruan juga mampu mensinergikan tercapainya ekonomi kreatif yang mumpuni, yaitu dengan melibatkan beberapa komponen diantaranya, pemerintah, kalangan bisnis, komunitas kreatif serta cendekiawan. Sehingga dari situlah mampu terciptanya sebuah produk-produk unggulan. Yakni, mulai dari produk alam sampai buatan.
"Hal itulah yang mendasari kami untuk memberikan penghargaan Baksyacaraka kepada Pemkab Pasuruan, pada beberapa waktu yang lalu," pungkasnya. (Bjc/Gs).